Program Kartu Prakerja tahun 2021 akan Berlanjut

  • Bagikan

Menelusuri program kartu prakerja tahun 2021.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan ada beberapa program prioritas yang dipastikan akan berlanjut di tahun depan. Pertama banpres untuk modal UMKM.

“Program lanjutan yang dijadikan prioritas untuk bansos itu, satu bansos tunai yang terkait dengan banpres presiden untuk UMKM. Itu akan dilanjutkan,” ujarnya di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 7 September 2020.

Kedua, bantuan untuk subsidi gaji juga akan dilanjutkan. Bantuan ini berupa uang tunai Rp 600 ribu per bulan untuk karyawan swasta yang aktif menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Ketiga, pemerintah juga akan melanjutkan program bantuan Kartu PraKerja. Selain itu bansos tunai untuk PKH dan bantuan sembako juga rencananya akan tetap disalurkan.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengungkapkan, jenis-jenis program yang sudah pasti dilanjutkan di antaranya terkait perlindungan sosial, seperti bantuan sosial, program keluarga harapan (PKH) hingga kartu prakerja.

Baca Juga: Dalam islam: Kendala login ke acount prakerja? Email info@prakerja.go.id

“Yang jelas bansos, PKH, sembako akan tetap kita teruskan sedangkan kartu prakerja kita lihat 2021 desainnya seperti apa,” ujar Sri Mulyani saat konferensi pers, Senin, 20 Juli 2020.

Lantas apakah program prakerja tahun 2021 akan dilanjutkan ?

Prakerja tahun 2021
Kartu prakerja 2020 kredit(tribunnews.com)

berangkat dari antusiasme masyarakat sejak program ini diluncurkan 11 April 2020 lalu.

“Pada 2021 program kartu prakerja akan terus dilanjutkan,” kata Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja, Rudy Salahuddin dalam diskusi daring – Peran Program Kartu Prakerja Dalam Pembangunan SDM di Masa Pandemi, Selasa (3/11).

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan, penerima program kartu prakerja hanya memiliki kesempatan satu kali. Maksudnya, jika tahun ini sudah menerima manfaat dari program kartu prakerja, maka tahun depan tidak akan bisa menerima lagi.

“Peserta yang sudah menerima bantuan untuk tahun ini tidak akan menerima lagi tahun depan. Kami kedepankan prinsip pemerataan,” ujar Denni.

Denni belum menjelaskan secara rinci kuota penerima program bantuan tersebut untuk 2021. Namun, pihaknya memastikan konsep Kartu Prakerja 2021 nanti masih akan sama dengan 2020. Yakni menjaring para pencari kerja atau pekerja yang terdampak di-PHK agar memperoleh nilai tambah melalui pelatihan-pelatihan.

Melihat tingginya animo masyarakat, Komite Cipta Kerja (KCK) memutuskan untuk memulihkan kepesertaan Kartu Prakerja sebagai gelombang 11. Pendaftaran kartu prakerja gelombang 11 resmi dibuka per hari ini, 2 November 2020 pukul 12.00 WIB dengan kuota hampir 400 ribu.

“Pendaftaran gelombang 11, yang merupakan gelombang tambahan, dibuka pada hari Senin, 2 November 2020, pukul 12.00 WIB dengan kuota hampir 400.000,” ujar Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu dalam keterangan yang diterima Liputan6.com, Senin (2/11).

Louisa mengatakan, peserta yang sudah pernah mendaftar di situs Kartu Prakerja, dapat langsung bergabung dalam proses seleksi gelombang 11 ini.

Baca Juga: Selamat jalan, Ki Seno Nugroho Dalang kondang asal Yogyakarta meninggal dunia

“Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini, dan bagi mereka yang nanti lolos menjadi peserta jangan lalai untuk langsung melakukan pembelian pelatihan sebelum 30 hari agar kepesertaannya tidak tercabut,” tutur Louisa.

Diketahui, kuota penerima kartu prakerja gelombang 11 ini mengacu pada jumlah penerima dari gelombang 1 hingga 10 yang dicabut kepesertaannya . Pencabutan kepesertaan terjadi karena peserta tidak melakukan pembelian pelatihan pertama dalam waktu 30 hari setelah mereka dinyatakan lolos sebagai penerima Kartu Prakerja.

Jika 2021 program prakerja kembali dibuka, ada sejumlah syarat tambahan bagi para pendaftar.

Ada beberapa orang yang dipastikan tak akan lolos pada gelombang 2021 nanti.

Sc: merdeka

Info: Web beritasaatini telah pindah ke 1suara

  • Bagikan